Batu Bentonit

Batu Bentonit adalah jenis batuan yang terbentuk dari abu vulkanik. Batu bentonit sendiri mengandung mineral montrmorillonit yang cukup bermanfaat dalam beberapa macam bidang. Di alam bentonit dibedakan menjadi dua jenis yakni Na bentonit dan Ca bentonit. Kedua jenis bentonit tersebut memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Natrium bentonit sendiri dapat berfungsi untuk diaplikasikan pada bidang konstruksi, teknik sipil, pengeboran minyak gas, dan pengecoran logam. Hal ini lantaran bentonit dapat mengalami pengembangan volume sampai beberapa kali apabila dicampurkan dengan air, selain itu bentonit juga membentuk koloid, bernilai viskositas tinggi dan mampu mengikat air.

Sementara itu Calcium Bentonit sendiri banyak digunakan sebagai bahan penyerap. Sebaliknya dengan Natrium Bentonit, Calsium bentonit memiliki kemampuan pengembangan volume air yang cukup rendah apabila dicampurkan dnegan air. Selain itu bentonit sendiri juga dapat ditemukan pada minyak oreng karena berfungsi sebagai salah satu penjernih pada minyak goreng. Tak dapat dipungkiri kegunaan dari bentonit sendiri memang terbilang sangat banyak, tak hanya pada sektor industri pada sektor pertenakan bentonit juga tak jarang digunakan sebagai salag satu pencampur pakan ternak untuk memperoleh hasil ternak yang maksimal.

Dengan demikian tak heran jika kini banyak sekali orang ataupun industri yang melakukan penambangan bentonit untuk memperoleh batu bentonit yang diinginkan. Di Indonesia endapan batu bentonit tersebar dibeberapa daerah yakni seperti Pulau Jawa, Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Diperkirakan cadangan tambang batu bentonit pada daerah tersebut mencapai lebih daru 380 juta ton yang kebanyakan terdiri dari Calsium Bentonit. Beberapa daerah yang kini sedang sangat diburu oleh penambang bentonit adalah seperti daerah Tasikmalaya, Leuwiliang, Nanggulan dan beberapa daerah yang lainnya.

Metonde penambangan bentonit yang diterapkan oleh kebanyakan penambang adalah tambang terbuka. Hal ini lantaran disesuaikan dengan kondisi daerah setempat dimana wilayah yang mengandung endapan bentonit biasanya terdapat pada wilayah perbukitan sedang dengan daerah daratan yang cukup rendah. Selain itu dari segi ekonomi metode tambang terbuka juga lebih murah dan mudah untuk dikerjakan.

Dalam melakukan penambangan bentonit dengan teknik tampang terbuka terdapat beberapa tahap yang pertama adalah tahap pembabatan. Pada tahap ini hal yang dilakukan adalah pembersihan lahan untuk menghilangkan segala sesuatu yang akan menghalangi jalannya penambangan nantinya. Kedua adalahtahap perintisan, dimana hal yang dilakukan pada tahap ni adalah pekerjaan pembabatan yakni membuat jalan masuk dan jalan keluar tambang.

Tahap yang ketiga adalah pengupasan tanah penutup, dilakukan dengan mengupas lapisan tanah yang menutup bentonit. Apabila proses ini telah selesai maka masuk pada pekerjaan inti yakni tahap pembongkaran, dimana tahap ini endapan bentonit telah muncul ke permukaan bumi dan dapat mulai digali menggunakan peralatan yang telah dibawa. Setelah mendapatkan hasil bentonit dari penambangan tersebut maka selanjutnya bentonit dapat langsung diangkut menggunakan dump truck